Di Kota Banjarmasin ada banyak tempat wisata yang bisa Anda kunjungi selama waktu liburan Anda berlangsung
TravelingCelebes.com - Siapa dari Anda yang sudah mengunjungi Banjarmasin? Kota Banjarmasin merupakan kota terbesar sekaligus terpadat yang ada di Pulau Kalimantan. Kota ini juga merupakan ibu kota dari Provinsi Kalimantan Selatan. Kota ini memiliki julukan sebagai Kota Seribu Sungai karena memang di Kota ini ada banyak sekali sungai yang melintas di Kota Banjarmasin seperti Sungai Barito, Sungai Martapura, Sungai Pangeran dan masih banyak lagi yang jumlahnya tercatat mencapai 60 sungai. Etnis yang mendiami kota ini adalah Mayoritas adalah Etnis Banjar yang mencapai presentase hingga 79,12 % sisanya terdapat Etnis Jawa, Etnis Madura, Etnis Tionghoa, Etnis Arab, Dayak, Etnis Bugis, Etnis Sunda dan masih banyak lagi.
Di Kota Banjarmasin ada banyak tempat wisata yang bisa Anda kunjungi selama waktu liburan Anda berlangsung. Tempat wisata yang akan membuat liburan Anda menjadi berwarna dan membuat kesan yang menyenangkan. Anda bisa mengajak keluarga, teman-teman dan juga orang terkasih untuk berwisata bersama. Berikut ini beberapa tempat-tempat unik yang ada di Kota Banjarmasin dan bisa menjadi referensi daftar tempat selama berlibur ke Kota Banjarmasin.
1. Pasar Terapung
Pasar Terapung merupakan pasar yang menjadi ciri khas dari Kota Banjarmasin. Karena Kota Banjarmasin sebagaian besarnya adalah sungai, maka pasar di Kota Banjarmasin ini memanfaatkan sungai yang ada sebagai sarana berdagang di atas perahu dan terjadilah transaksi jual beli di Pasar Terapung ini. Salah satunya adalah pasar terapung yang mendiami Sungai Barito yang berada di Kelurahan Kuin Utara, Kota Banjarmasin.
Banyak wisatawan yang datang ke Pasar Terapung ini sekedar melihat-lihat kegiatan di sana ataupun yang bertujuan untuk berbelanja. Pasar di Sungai Barito sudah cukup tua alias sudah lama pasar ini ada sekitar 400 tahun yang lalu. Anda bisa melihat kegiatan transaksi jual beli berlangsung pada pagi hari karena pasar ini memang hanya berlangsung pada jam 5 pagi sampai jam 7 pagi.
Karena perahu-perahu pedagang yang ada berjauh-jauhan, disediakan tongkat dengan kawat diujungnya agar Anda bisa dengan mudah mengambil sayuran ataupun bumbu-bumbu yang Anda butuhkan dari perahu yang jauh dari yang Anda tempati.
Dulu, alat untuk melakukan transaksi di Pasar Terapung ini masih menggunakan metode barter atau bertukar barang yang dibutuhkan tanpa menggunakan uang. Namun, saat ini sudah berubah seiring perkembangan jaman yaitu sudah menggunakan uang sebagai media transaksi. Namun, ada beberapa pedagang yang masih menggunakan metode barter.
2. Pulau Kembang
Masih berada di Sungai Barito, di tengah-tengah sungai ini terdapat pulau yang disebut dengan Pulau Kembang. Objek wisata yang satu ini merupakan pulau yang di dalamnya terdapat banyak sekali jenis monyet dan juga burung. Jika Anda ke sana banyak suara burung-burung yang sedang berkicau. Pulau ini memiliki banyak jenis pohon yang tumbuh dengan kokoh dan juga rindang. Luas Pulau Kembang diperkirakan sekitar 60 hektar.
Menurut warga sekitar Pulau Kembang, di dalam pulau ini terdapat monyet yang paling besar yang merupakan raja dari monyet-monyet yang ada. Ketika Anda datang ke Pulau Kembang, jangan heran bisa monyet-monyet kecil dengan berbagai jenis akan menghampiri Anda. Monyet-monyet tersebut biasanya menghampiri karena memang penasaran dengan tas yang di bawa oleh Anda. Sebelum Anda datang ke Pulau Kembang ini disarankan untuk membawa makanan ringan ataupun buah-buahan yang banyak seperti pisang untuk Anda berikan kepada monyet tersebut. Monyet itu pun akan teralihkan perhatiannya yang ingin merebut tas dari Anda.
Di dalam pulau ini terdapat sebuah kuil dan altar yang terdapat arca monyet putih atau yang disebut hanoman. Biasanya kuil dan altar ini digunakan orang Tionghoa untuk meminta permohonan atau nazar. Bila nazar mereka berhasil, mereka akan melepaskan seekor kambing jantan yang tanduknya dilapisi dengan emas ke dalam Pulau kembang ini.
Harga tiket masuk Pulau Kembang adalah Rp. 5.000 per orang untuk penduduk lokal dan Rp. 25.000 untuk penduduk asing.
3. Pasar Intan Martapura
Di Kota Banjarmasin terdapat pasar dengan batu intannya yaitu Pasar Intan Martapura. Pasar ini berada di Jalan Ahmad Yani, Martapura yang bisa Anda berangkat dari pusat kota akan menempuh jarak sekitar 45 km dari Pusat Kota Banjarmasin. Di pasar ini terdapat 87 toko dengan batu permata yang berkualitas. Anda bisa membeli barang-barang permata seperti gelang, cincin kalung dan bros yang bisa Anda pilih di pasar ini.
Itulah beberapa tempat wisata yang mungkin bisa menjadi referensi Anda. Di Kota Banjarmasin, banyak tempat penginapan seperti hotel berbintang yang mempunyai fasilitas yang beragam dan harga yang berbeda pula. Anda bisa memilihnya dengan harga yang sesuai dengan kantong Anda dari Traveloka. Untuk melihat daftar lengkap hotel di Banjarmasin, silakan klik di sini. Selamat berlibur!
Di Kota Banjarmasin ada banyak tempat wisata yang bisa Anda kunjungi selama waktu liburan Anda berlangsung. Tempat wisata yang akan membuat liburan Anda menjadi berwarna dan membuat kesan yang menyenangkan. Anda bisa mengajak keluarga, teman-teman dan juga orang terkasih untuk berwisata bersama. Berikut ini beberapa tempat-tempat unik yang ada di Kota Banjarmasin dan bisa menjadi referensi daftar tempat selama berlibur ke Kota Banjarmasin.
1. Pasar Terapung
Pasar Terapung merupakan pasar yang menjadi ciri khas dari Kota Banjarmasin. Karena Kota Banjarmasin sebagaian besarnya adalah sungai, maka pasar di Kota Banjarmasin ini memanfaatkan sungai yang ada sebagai sarana berdagang di atas perahu dan terjadilah transaksi jual beli di Pasar Terapung ini. Salah satunya adalah pasar terapung yang mendiami Sungai Barito yang berada di Kelurahan Kuin Utara, Kota Banjarmasin.
Banyak wisatawan yang datang ke Pasar Terapung ini sekedar melihat-lihat kegiatan di sana ataupun yang bertujuan untuk berbelanja. Pasar di Sungai Barito sudah cukup tua alias sudah lama pasar ini ada sekitar 400 tahun yang lalu. Anda bisa melihat kegiatan transaksi jual beli berlangsung pada pagi hari karena pasar ini memang hanya berlangsung pada jam 5 pagi sampai jam 7 pagi.
Karena perahu-perahu pedagang yang ada berjauh-jauhan, disediakan tongkat dengan kawat diujungnya agar Anda bisa dengan mudah mengambil sayuran ataupun bumbu-bumbu yang Anda butuhkan dari perahu yang jauh dari yang Anda tempati.
Dulu, alat untuk melakukan transaksi di Pasar Terapung ini masih menggunakan metode barter atau bertukar barang yang dibutuhkan tanpa menggunakan uang. Namun, saat ini sudah berubah seiring perkembangan jaman yaitu sudah menggunakan uang sebagai media transaksi. Namun, ada beberapa pedagang yang masih menggunakan metode barter.
![]() |
| Sumber: http://www.jalanjalanyuk.com |
2. Pulau Kembang
Masih berada di Sungai Barito, di tengah-tengah sungai ini terdapat pulau yang disebut dengan Pulau Kembang. Objek wisata yang satu ini merupakan pulau yang di dalamnya terdapat banyak sekali jenis monyet dan juga burung. Jika Anda ke sana banyak suara burung-burung yang sedang berkicau. Pulau ini memiliki banyak jenis pohon yang tumbuh dengan kokoh dan juga rindang. Luas Pulau Kembang diperkirakan sekitar 60 hektar.
Menurut warga sekitar Pulau Kembang, di dalam pulau ini terdapat monyet yang paling besar yang merupakan raja dari monyet-monyet yang ada. Ketika Anda datang ke Pulau Kembang, jangan heran bisa monyet-monyet kecil dengan berbagai jenis akan menghampiri Anda. Monyet-monyet tersebut biasanya menghampiri karena memang penasaran dengan tas yang di bawa oleh Anda. Sebelum Anda datang ke Pulau Kembang ini disarankan untuk membawa makanan ringan ataupun buah-buahan yang banyak seperti pisang untuk Anda berikan kepada monyet tersebut. Monyet itu pun akan teralihkan perhatiannya yang ingin merebut tas dari Anda.
Di dalam pulau ini terdapat sebuah kuil dan altar yang terdapat arca monyet putih atau yang disebut hanoman. Biasanya kuil dan altar ini digunakan orang Tionghoa untuk meminta permohonan atau nazar. Bila nazar mereka berhasil, mereka akan melepaskan seekor kambing jantan yang tanduknya dilapisi dengan emas ke dalam Pulau kembang ini.
Harga tiket masuk Pulau Kembang adalah Rp. 5.000 per orang untuk penduduk lokal dan Rp. 25.000 untuk penduduk asing.
![]() |
| Sumber: http://www.mjumani.net |
3. Pasar Intan Martapura
Di Kota Banjarmasin terdapat pasar dengan batu intannya yaitu Pasar Intan Martapura. Pasar ini berada di Jalan Ahmad Yani, Martapura yang bisa Anda berangkat dari pusat kota akan menempuh jarak sekitar 45 km dari Pusat Kota Banjarmasin. Di pasar ini terdapat 87 toko dengan batu permata yang berkualitas. Anda bisa membeli barang-barang permata seperti gelang, cincin kalung dan bros yang bisa Anda pilih di pasar ini.
Itulah beberapa tempat wisata yang mungkin bisa menjadi referensi Anda. Di Kota Banjarmasin, banyak tempat penginapan seperti hotel berbintang yang mempunyai fasilitas yang beragam dan harga yang berbeda pula. Anda bisa memilihnya dengan harga yang sesuai dengan kantong Anda dari Traveloka. Untuk melihat daftar lengkap hotel di Banjarmasin, silakan klik di sini. Selamat berlibur!


COMMENTS